POLITEKNIK KESEHATAN KARTINI BALI RESMI MENDAPATKAN IJIN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN DAN PROFESI BIDAN

Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Begitulah kiranya gambaran perjuangan segenap civitas akademika Politeknik Kesehatan Kartini Bali untuk dapat memiliki ijin membuka Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan. Surat izin pembukaan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan dengan Nomor 888/M/2020 secara resmi telah diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII kepada Ketua Yayasan Kartini Bali dan Direktur Politeknik Kesehatan Kartini Bali pada hari Senin, 28 September 2020 bertempat di LLDIKTI Wilayah VIII.
Serelah menjalani proses penyusunan materi yang cukup panjang, dilanjutkan dengan proses pengajuan dan akhirnya dilakukan visitasi secara online oleh tim evaluator dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 15 Agustus 2020, Politeknik Kesehatan Kartini Bali dianggap layak dan mampu untuk menjalankan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan ini sehingga izin resmi pun sudah dikantongi. Direktur Politeknik Kesehatan Kartini Bali, Dr. Ketut Novia Arini, S.ST, M.Kes menjelaskan bahwa Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan merupakan program studi yang sangat dibutuhkan saat ini mengingat untuk dapat melaksanakan praktik secara mandiri, seorang Bidan dituntut untuk memiliki jenjang pendidikan Profesi. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan yang didalamnya tertuang bahwa Surat Ijin Praktik Bidan (SIPB) hanya dapat diberikan kepada Bidan yang memiliki jenjang pendidikan Profesi selambatnya pada tahun 2026 atau tujuh tahun setelah Undang-Undang tersebut disahkan atau diundangkan.
Sebelumnya Politeknik Kesehatan Kartini Bali yang dulunya berbentuk Akademi Kebidanan Kartini Bali, sudah melaksanakan tiga program studi antara lain, Program Studi Diploma III Kebidanan, Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan dan Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan (Rekam Medis). Dengan diperolehnya izin pembukaan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan ini, tentunya menambah dan membuka peluang bagi masyarakat Bali untuk melanjutkan pendidikannya di Politeknik Kesehatan Kartini Bali. Politeknik Kesehatan Kartini Bali nantinya akan terus berupaya untuk memfasilitasi kebutuhan dunia kerja terhadap lulusan yang kompeten dan berkualitas untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bali.